PETASAN
hidup seperti porselin
dapat dilukis dengan indah sedetik kemudian pecah berkeping-keping
teronggok di tong sampah
ketika petasan meledak
tubuh utuh terkoyak
ada yang terhenyak, terbahak
sampai terkencing-kencing,
berteriak
allahu akbar allahu akbar
karena manusia tak lagi ingat
bahwa hidup indah begitu berwarna
bahwa bau melati yang ada di pot
masih semerbak
secangkir teh hangat di pagi hari
dan obrolan ringan tentang jingga dan biru muda
perlu dititi dengan hati-hati
demikian pesan nabi
ya rahman ya rahim
biarkan badan pergi
karena penat dalam kembara sendiri
damai merenda masa, damai mengukir bumi
semarang, 4 agustus 2009
dapat dilukis dengan indah sedetik kemudian pecah berkeping-keping
teronggok di tong sampah
ketika petasan meledak
tubuh utuh terkoyak
ada yang terhenyak, terbahak
sampai terkencing-kencing,
berteriak
allahu akbar allahu akbar
karena manusia tak lagi ingat
bahwa hidup indah begitu berwarna
bahwa bau melati yang ada di pot
masih semerbak
secangkir teh hangat di pagi hari
dan obrolan ringan tentang jingga dan biru muda
perlu dititi dengan hati-hati
demikian pesan nabi
ya rahman ya rahim
biarkan badan pergi
karena penat dalam kembara sendiri
damai merenda masa, damai mengukir bumi
semarang, 4 agustus 2009
Komentar
Posting Komentar